Tersesat ?

Mungkin bagi kalian-kalian yang suka masuk keluar hutan (anak pecinta alam ato malah polisi hutan, tapi klo yang terakhir pasti udah pengalaman banyak neh), gimana klo kita tersesat di hutan ? Pertama, kita harus tenang. Karena mental ato kejiwaan kita adalah modal dasar dari semua hal dan agar bisa berpikir dengan jernih. Kedua, kita harus tau jenis hutannya, apakah kita tersesat di hutan hujan tropis, ato laen-laennya. Klo hutan hujan tropis, biasanya pohonnya tinggi-tinggi, daunnya rimbun, cahaya matahari sedikit ato tidak bisa sampai ke tanah, dan kondisi lembab. Hutan jenis ini berada di sepanjang garis khatulistiwa. Klo di Indonesia, kira-kira berada di daerah Kalimantan dan Papua. Ketiga, bila ingin mengetahui arah mata angin, tapi kita tidak membawa kompas. Kita dapat melihat tanda-tanda yang ada di alam sekitar, antara lain dengan melihat bayangan diri sendiri (terbit tenggelam matahari), dengan melihat tanda-tanda lumut yang menempel pada bagian pohon (bagian pohon yang tidak terkena lumut adalah bagian pohon yang tidak terkena cahaya matahari), dan dengan membuat kompas sederhana. Keempat, melihat tanda-tanda jejak kaki binatang ato orang yang menempel pada tanah, rumput yang terinjak, kikisan batu dan juga patahan ranting atau daun. Dengan mengikuti arah jejak tersebut, maka memungkinkan untuk keluar dari hutan. Kelima, melihat aliran air. Karena air biasanya mengalir menuju ke muara. Sedangkan pemukiman penduduk biasanya dekat dengan sungai sebagai sumber kehidupan. Keenam, melihat arah terbang burung. Biasanya burung terbang menuju ke sumber makanan. Sedangkan makanan burung adalah dekat dengan sumber kehidupan.
Gimana klo tersesat di gurun pasir ? klo yang satu ini, agak susah. Karena tanda-tanda alam sangat minim. Kita hanya bisa membuat kompas sederhana sebagai alat bantu.
Gimana klo tersesat di jalan ? tanya aja sama orang.
Pepatah bilang, malu bertanya sesat dijalan loh….